Banda Warisan untuk Indonesia

“BANDA WARISAN UNTUK INDONESIA”
PALA DAN PERJANJIAN BREDA 1667-2017
22 September-4 Oktober 2017 di Gedung C Galeri Nasional Indonesia

Pameran dalam rangka memperingati 350 Tahun Perjanjian Breda di Galeri Nasional Indonesia ini digagas Yayasan Warisan Budaya Banda Naira bekerja sama dengan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Direktorat Jenderal Kebudayaan, khususnya Direktorat Warisan dan Diplomasi Budaya, serta didukung Kedutaan Besar Belanda melalui Erasmus Huis, dan Balai Arkeologi Maluku.

Banda Warisan untuk Indonesia menyoroti sejarah Banda yang kaya dengan hasil rempahnya, serta peran Banda yang menjadi pusat perhatian dalam perdagangan dan politik internasional. Episode sejarah itu kemudian dihubungkan dengan Banda saat ini. Selain itu, pameran ini juga menyoroti Banda yang kini kerap menjadi sumber inspirasi dalam penciptaan karya seni kontemporer.

KURATOR
Wim Manuhutu, Sadiah Boonstra, Wieske Sapardan, dan Siti Halimah

SENIMAN
Hanafi, Titarubi, Made Wianta (Indonesia); Beatrice Glow (New York); Isabelle Boon (Belanda); dan Jez O’Hare (Inggris)

PEMBUKAAN
Rabu, 20 September 2017
19.00 WIB
Ruang Serbaguna Galeri Nasional Indonesia

PAMERAN
22 September – 4 Oktober 2017
10.00 – 18.00 WIB
Gedung C Galeri Nasional Indonesia

SEMINAR “BANDA DULU, KINI DAN BESOK”
3 Oktober 2017
Ruang Seminar, Galeri Nasional Indonesia
Narasumber : – Hilmar Farid, Dirjen Kebudayaan
– Mona Lohanda, Sejarahwan (tentative)
– Tanya Alwi, Pendiri Yayasan Warisan Budaya Banda
– Titarubi, Seniman
– Bonnie Triyana, Komunitas
*Konfirmasi seminar: Desy (085878734041) / Icko (087789924680)

About artspace indonesia

artspace.id adalah kumpulan informasi mengenai dunia seni kontemporer di Indonesia. silakan kirim informasi seni Anda kepada kami : redaksiartspace@gmail.com admin : FRINO BARIARCIANUR | ARGUS

View all posts by artspace indonesia →

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *