Citraresmi Dalam Pusaran Kekuasaan

Dyah Pitaloka Citraresmi, puteri dari kerajaan Sunda, membela harga diri dan bangsanya di depan Mahapatih Gajah Mada. Rencana perkawinan antara Citraresmi dan Hayam Wuruk rupanya hanya dalih Gajah Mada untuk menguasai Sunda.

Rombongan pengantin perempuan itu pun akhirnya bertempur mati-matian melawan kerajaan Majapahit.

Citraresmi yang diperankan oleh Maudy Koesnaedi, dengan lantang berteriak, “..penghinaan bagi kerajaan Sunda, betapa kejam dan serakah, perempuan djadi korban, perkawinan dijadikan jalan paksa demi hasrat kuasa..!”

Citraresmi tidak terima dirinya menjadi barang upeti.

Pementasan teater tari “Citraresmi” garapan sutradara Wawan Sofwan mendapatkan sambutan yang luar biasa dari penonton di Nu Art Sculputre Park, Bandung (31 Oktober – 01 November 2017).

Happy Salma, produser dari Titimangsa, menyatakan pementasan Citraresmi menegaskan sebuah harga diri seorang perempuan juga harga diri keluarga dan kaumnya. []

About artspace indonesia

artspace.id adalah kumpulan informasi mengenai dunia seni kontemporer di Indonesia. silakan kirim informasi seni Anda kepada kami : redaksiartspace@gmail.com admin : FRINO BARIARCIANUR | ARGUS

View all posts by artspace indonesia →

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *