Kursi Berbunyi Krisna Murti

Kursi bekas dibeli dari tukang loak bisa menjadi karya seni yang menarik. Inilah yang dilakukan oleh Krisna Murti, pelopor seni video Indonesia, dalam perjalanan kesenimannya. Karya Krisna berbentuk kursi itu menjadi puisi konkrit yang sculptural.

Sound Objeck “Puisi” dan “Palung” karya Krisna Murti, salah satu seri visual poetry “Poetshop”, 2011. FOTO: Dokumentasi Krisna Murti

Menurut Krisna Murti, kursi yang didaurulang dan dikembangkan itu menjadi struktur puisi konkrit yang sculptural, melampaui fungsi pakai sehari-hari.

“Kursi yang diilhami puisi “Rindu” dan “Palung” ciptaan penyair Hanna Fransisca, menjadi statement puitik estetik,” kata Krisna Murti.

Karya ini menjadi hadir karena bunyi 2 buah speakers mini – suara pembacaan puisi – yg diletakkan di bagian sandaran kursi. Suara itu serupa repetisi mantra berulang di ruang publik mall kaum urban – melalui pembacaan kedua puisi Hanna tadi: Rindu dan Palung.

Sound object tersebut merupakan satu dari seri karya visual poetry bertemakan “Poetshop” yang dipamerkan di sebuah bagian shopping mall di kota Jakarta.

Krisna Murti, adalah pelopor seni video dan pencarian bentuk yang estetik-kritik new media art di Asia Tenggara dan Indonesia. Karya-karyanya telah banyak dipamerkan di sejumlah event pameran seni rupa nasional dan internasional. Karya Krisna Murti berjudul “12 Jam┬áDalam Kehidupan Penari Agung Rai”(1993) telah menjadi koleksi Galeri Nasional Singapura pada tahun 2015. Pada tahun 2009 menerbitkan buku berjudul “Esai Tentang Seni Video dan Media Baru”.

Saat ini Krisna Murti sedang mempersiapkan karya untuk dipamerkan di acara Kuala Lumpur Biennale “Belas” yang digelar November 2017. []

Lebih lanjut tentang Krisna Murti :

About artspace indonesia

artspace.id adalah kumpulan informasi mengenai dunia seni kontemporer di Indonesia. silakan kirim informasi seni Anda kepada kami : redaksiartspace@gmail.com admin : FRINO BARIARCIANUR | ARGUS

View all posts by artspace indonesia →

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *