Melukis Gunakan Mulut, Seniman Indonesia Pameran Tunggal di Australia Faisal Rusdi "Colour of the Journey"

Ikan Nemo. Foto : Dokumentasi Faisal Rusdi/www.imfpa.org
Faisal Rusdi, saat berkarya. FOTO : dokumentasi Faisal Rusdi

Keterbatasan tak menjadi halangan untuk berkarya. Itulah Faisal Rusdi, seniman asal Indonesia yang akan menggelar pameran tunggal bertajuk “Colour of the Journey” 20 November – 3 Desember 2017 di West Torrent Auditorium Gallery, Australia.

Faisal Rusdi adalah seniman difabel yang menggunakan mulut untuk menghasilkan karya-karya seni. Sejak September 2016, dia tinggal di Adelaide untuk berkarya. Pameran tunggal “Colour of the Journey” adalah salah satu mimpinya.

Karya lukisan Faisal dipenuhi dengan warna-warni yang merepresentasikan kehidupan dan perjalanan hidupnya yang terus berkarya. Bagi Faisal, seni adalah terapi emosional “cara untuk melakukan advokasi dan perjalanan mencapai tujuan.”

Faisal Rusdi adalah seniman anggota Mouth and Foot Painting Artists (MFPA), sebuah organisasi yang memberi peluang kepada kaum difabel untuk bergerak mandiri dengan cara-cara kreatif. Hanya kerja keras dan tak pernah menyerah menjadikan pameran tunggal Faisal menjadi kenyataan.

Bagi Anda yang kebetulan berada di Australia, bisa mengunjungi Faisal Rusdi di West Torrent Auditorium Gallery. []

About artspace indonesia

artspace.id adalah kumpulan informasi mengenai dunia seni kontemporer di Indonesia. silakan kirim informasi seni Anda kepada kami : redaksiartspace@gmail.com admin : FRINO BARIARCIANUR | ARGUS

View all posts by artspace indonesia →

One Comment on “Melukis Gunakan Mulut, Seniman Indonesia Pameran Tunggal di Australia Faisal Rusdi "Colour of the Journey"

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *