Kotak Sejuta Mimpi Penulis : Suci Apriani

Libur telah tiba! Kalau liburan semester pasti buat rencana pergi jalan-jalan. Pasti sangat membosankan hanya duduk diam di rumah. Hal pertama di benak saya ialah saya ingin liburan ke pantai atau pergi hiking ke gunung. Kalau hanya ingin panjat sosial di media sosial dan tidak mendapatkan apa-apa saya berpikir sekali lagi agar liburan kali ini bermakna (ceilee). Dan pilihan saya jatuh untuk liburan ke Galeri Seni yang lebih tepat nya disebut Museum Negeri Medan.

Oh iya! Kalian perlu tahu bahwa orang-orang Medan lebih mengenal bangunan ini sebagai Gedung Arca yang letaknya di H.M. Jhoni No.51, Teladan Barat, kota Medan.

Saya dua kali lebih keras berpikir, apakah Galeri Seni dengan Museum itu berbeda? Ataukah sama? Apa hanya memajang lukisan-lukisan saja? Dan saya menemukan jawabannya ketika saya masuk ke dalam bangunan tersebut. Dan jawabannya sama. Inilah seni. Seni itu bebas.

Seni itu unik dan seni itu apapun yang berupa barang ciptaan manusia yang bisa dipakai atau untuk memuaskan pandangan mata ialah seni.

Perjalanan liburan ke Museum Negeri Medan yang lebih dikenal dengan Gedung Arca adalah pilihan yang tepat untuk para pemuda jaman sekarang apalagi mahasiswa. Mengapa? Karena selain mendapat ilmu pengetahuan, melihat hasil karya anak bangsa juga mengenal sejarah, kita akan melihat hal-hal menarik yang belum pernah dilihat sebelumnya.

Ternyata masuk ke dalam gedung ini tidak mahal, hanya dengan Rp 2000 saja, kamu bebas melihat-lihat sepuasnya. Hal pertama yang saya lihat ketika masuk ke halaman gedung tersebut ialah adanya dua buah meriam yang menghiasi gedung. Kemudian terdapat pahatan cantik, kreatif dan bersejarah pada sisi kanan dan kiri pintu masuk (Gambar 1.1).

Pada sisi tengah bangunan terdapat atap dengan lukisan atau ornamen khas suku-suku Sumatera Utara (Gambar 1.2). Wah, bagian depannya saja sangat menarik apalagi jika menelusuri bangunan ini. Jadi, jika teman-teman datang ke Medan wajib untuk mengunjungi Gedung Arca ini karena sangat menarik.

Setelah puas melihat bagian depan bangunan, saya memasuki gedung tersebut dan mendapati diri saya berada di lantai satu dengan adanya gambar-gambar berbagai macam suku dengan pakaian adat di Sumatera Utara seperti Nias, Pak-pak, Simalungun, Batak Toba Batak Karo, Mandailing dan Melayu.

Setelah melihat-lihat suku-suku yang ada di Sumatera Utara, saya menelusuri lantai satu yang mana lantai satu yang cukup luas karena menjorok ke depan lalu melebar ke samping kiri dan kanan. Pada bagian sisi kiri dan kanan, banyak koleksi benda bersejarah di Sumatera Utara.

Saya melihat adanya benda replika fosil manusia purba, replika hewan dan beragam perkakas prasejarah. Dan semua itu di letakkan di dalam tabung kaca agar terjaga dan aman dari tangan jahil.

Karena selama perjalanan saya di gedung tersebut, saya ditegur oleh salah satu petugas penjaga untuk tidak menyentuh tabung kaca untuk keselamatan pengunjung (hehe, saya termasuk orang yang jahil itu).

Kemudian, saya berjalan ke samping kiri, dimana terdapat foto-foto gubernur Sumatera Utara (Gambar 1.3) dari masa ke masa. Tetapi, semakin saya menelusi ke dalam ruangan tersebut, saya banyak melihat aneka ragam lukisan-lukisan perjuangan masa lampau.

Berjalan menyusuri lantai kedua, sebelumnya saya banyak menemukan hal-hal yang sangat menyentuh yaitu foto kehidupan masyarakat kolonialisme yang menggambarkan aktifitas masyarakat pada masa kolonialisme.

Akhirnya, setelah menyusuri lantai satu dan dua, kemudian sudah mengambil beberapa foto-foto. Saya memutuskan untuk pulang dengan perasaan yang bahagia. Dan yang paling penting ialah perjalanan ini sangat bermanfaat dan menyenangkan. Selain dapat ilmu dan mengetahui sejarah, kita dapat belajar untuk lebih menghargai sejarah juga bangga menjadi anak Indonesia.  []

 

* Penulis kelahiran Silau Jawa ini adalah Mahasiswi Universitas Negeri Medan, Sumatera Utara. Hobinya membaca dan menulis. Punya motto hidup : “Mereka yang tidak punya keberanian untuk mengambil resiko tidak akan mencapai apapun dalam hidupnya.” Dapat dijumpai di media sosial instagram : suciikk_

About artspace indonesia

artspace.id adalah kumpulan informasi mengenai dunia seni kontemporer di Indonesia. silakan kirim informasi seni Anda kepada kami : redaksiartspace@gmail.com admin : FRINO BARIARCIANUR | ARGUS

View all posts by artspace indonesia →

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *