Artjog Party : Menciptakan Iklam Seni yang Sehat Penulis : Anggi Miftakhul Wakhid

Artjog adalah pesta seni paling ditunggu di Yogya setiap tahunnya, berbagai aspek cabang seni yang saling terintegrasi tumpah ruah menjadi satu. Gelaran pameran tahunan yang berlangsung merupakan hasil dari urun rembug (baca:diskusi) dari beberapa pelaku aktif seni.

Melihat Artjog sebagai event yang tidak hanya dalam lingkup nasional, melainkan sudah menjadi event internasional, karena selain para seniman lokal, pameran Artjog juga diikuti para seniman luar, bentuk sebuah akulturasi demi terciptanya sebuah iklim berkesenian yang sehat.

Pertama saya melihat Artjog tepat saat awal-awal menjadi mahasiswa aktif senirupa dari Universitas lokal di Yogya, banyak sekali input yang saya dapat dari melihat pameran tersebut. Banyak sekali ide-ide baru yang dapat saya aplikasikan dalam kehidupan berkesenian saya, ternyata seni tidak melulu dipandang dari satu sudut saja.

Ternyata seni dapat kita nikmati dari berbagai ruang kreativitas imajiner kita, bahwa seni rupa tidak hanya melulu cat minyak di atas kanvas, tapi terdapat banyak eksplorasi perupa yang banyak disuguhkan dalam pameran tersebut. Sehingga sebagai audience atau penikmat awam seperti saya selalu dibuat tercengang dengan berbagai item karya seni yang di display dalam gelaran tersebut.

Selain seni rupa, juga terdapat hidangan tari kontemporer yang membuat saya semakin dalam meresapi bagaimana sebuah karya tercipta begitu jujur, tanpa harus takut dibenci oleh penikmatnya, just show must go on, dan itu menambah pengalaman spiritual saya tentang dunia seni pertunjukan.

Ada lagi suguhan musik etnik yang di kolaborasi dengan instrument musik modern, dan hal itu membuktikan bahwa jurang pemisah antara instrument etnik dan modern tidak diperlukan lagi, karena semua dapat nge blend menjadi pertunjukan yang sarat akan kekayaan budaya kita.

Pada awal perjalanannya Artjog diselenggarakan di Taman Budaya Yogyakarta, merupakan sebuah lokasi yang strategis, dimana letaknya yang bersebelahan dengan shopping book, sebagai sentra kalangan umum yang mencari buku sebagai refrensi bidang studinya.

Di sebelah baratnya berdekatan juga dengan Taman pintar, yang merupakan tempat ataupun sarana kita bisa melakukan science experience di dalamnya. Lalu ada Benteng Vrederburg juga yang ada di sisi barat, merupakan museum sejarah yang menyajikan banyak sekali diorama masa penjajahan dan sekaligus berbagai bukti sejarah yang ada di dalamnya. Di samping Taman Budaya Yogyakarta juga terdapat Pasar Bringharjo, dimana pasar tersebut merupakan sentra ekonomi masyarakat Yogya dalam mencukupi kebutuhan sehari-harinya.

Kembali lagi pada gelaran Artjog, sebelum kita memasuki venue, biasanya kita akan dimanjakan dengan karya instalasi yang luar biasa, entah itu patung dengan ukuran yang sangat besar ataupun menyulap wajah gedung Taman Budaya Yogya dengan berbagai elemen, seperti bambu, seng yang menyerupai kapal besar, atau seni instalasi yang tidak pernah terfikirkan oleh kita sebelumnya.

Dan yang paling seru adalah saat prosesi pembukaanya, dimana para penikmat seni dari berbagai ras, suku dapat membaur dengan baik, jadi sekaligus sebagai sarana menambah relasi dalam berkesenian.

Di dalam venue Artjog seperti berjalan diantara labirin yang penuh dengan karya seni dari berbagai peserta pameran. Suasana yang bersih, pencahayaan yang bagus pada setiap display artwork, disertai dengan pendingin udara sangat menunjang sekali kegiatan mengapresiasi seni. Sebuah virtual displacement yang disajikan menjadikan ruang kreatif kita berkembang secara optimal dan akan memicu kita menghasilkan karya-karya baru yang absurd untuk kedepannya.

 

* Penulis dapat dijumpai di media sosial instagram: Anggi_Mw | facebook  Anggi Mw

About artspace indonesia

artspace.id adalah kumpulan informasi mengenai dunia seni kontemporer di Indonesia. silakan kirim informasi seni Anda kepada kami : redaksiartspace@gmail.com admin : FRINO BARIARCIANUR | ARGUS

View all posts by artspace indonesia →

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *