Dubes Bakti, Galeri Indah Masa Depan Penulis : Annisa Muliani

Dubes bakti merupakan satu satu komunitas kreatif siswa  SMAN 3 Painan yang dibentuk pada tahun 2017 silam. Beranggotakan 22 personil yang terdiri atas kelas XII.IPS kreatif, siswa- siswi telah mampu memberikan perubahan besar terhadap karya seni anak bangsa.

Dalam pergelaran seni tahunan SMAN 3 Painan tahun ini, Dubes yang baru saja merintis karirnya sebagai seniman pemula telah mampu merebut juara 1 lomba kreasi musik internasional dan perkusi serta lukisan- lukisan favorit.

Sebagai apresiasi sekolah, Dubes diperbolehkan untuk memajang hasil- hasil karya seninya tersebut di galeri seni sekolah. Namun, sayangnya komunitas tersebut memutuskan untuk menumenkan karya- karya mereka di kelas XII.IPS.

Saat memasuki Galeri Dubes, kita akan merasakan hawa- hawa klasik di teras yang bewarna putih polos. Terdapat kursi panjang yang terbuat dari pohon kelapa yang telah dibelah dua dengan vernis, tanaman di dinding- dinding yang dihias kreatif oleh anggota komunitas, dan poster yang dibuat menggunakan papan tripleks yang telah diberikan nuansa font art seakan berasa di dunia handlettering.

Setelah masuk, kita akan melihat meja yang tersusun rapi seakan member sapa menyerupai bentuk café dengan sistematika persegi empat dengan meja enam buah, bagian  tengah yang dirancang sebagai suguhan manis untuk para pengunjung.

Ketika berdiri di atas mimbar galeri, akan telihat berbagai arsitekstur. Bagian belakang telah dipisah menjadi tiga, yaitu lukisan- lukisan seni favorit dengan judul singkat dari para pembuat, papan tulisan yang ditempati oleh gambar sepeda yang dibuat oleh satu satu anggota, dan menu pelajaran siswa yang dibuat menggunakan handlettering.

Di sisi bagian kanan terdapat tulisan asma ul- husna yang dirancang khusus berdasarkan kemampuan anggota dalam menulis tulisan arab. Di kiri kelas terdapat daftar pelajaran siswa background hitam dan font berwarna- warni, dan madding yang dibuat seklasik mungkin menggunakan bahan seperti kayu. Di depan mimbar akan terdapat nama- nama anggota Dubes sendiri.

Dubes masih merupakan galeri seni baru yang masih membutuhakan bimbingan lebih oleh berbagai pihak, terlebih lagi karya anak bangsa yang semakin sempit disebabkan perkembangan zaman. Sehingganya, penulis sangat berharap Dubes mampu bersaing dan menghasilkan berbagai karya baru lainnya.  []

* Penulis dapat dijumpai di media sosial facebook Annisa Muliani

About artspace indonesia

artspace.id adalah kumpulan informasi mengenai dunia seni kontemporer di Indonesia. silakan kirim informasi seni Anda kepada kami : redaksiartspace@gmail.com admin : FRINO BARIARCIANUR | ARGUS

View all posts by artspace indonesia →

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *