Estetika Galeri Seni Penulis : Sri Muliyati

Dunia tanpa seni bagaikan dunia tanpa warna. Meskipun seni tak memulu persoalan tentang warna, tapi dengan seni kehidupan manusia menjadi lebih bermakna.

Mungkin aku hanya penikmat seni amatiran yang terpukau dalam berbagai hasil karya yang dilahirkan oleh tangan-tangan kretif. Berawal dari suatu galeri seni setingkat kampus yang digelar oleh mahasiswa jurusan Seni Rupa salah satu kampus negeri di Surabaya, aku mulai tertarik dengan dunia seni karena letak gedung jurusanku yang kebetulan bersebelahan.

Mereka kerap memamerkan karya mereka di lingkungan kampus sehingga secara tidak sengaja sering menjadi penikmat gratisan. Tempatnya pun ditata sedemikian rupa epiknya dengan memanfaatkan lorong-lorong kampus penghubung antar jurusan, serta tidak ketinggalan yakni joglo fakultas, yang membawakan konsep perpaduan outdoor dan indoor. Namun sayangnya dulu tak sempat mengabadikan pameran tersebut dalam jepretan foto.

Tentunya hasil karya yang mereka pemerkan sangat banyak ada patung, foto, kriya, lukisan, seni terapan, dan lain-lain. Kabarnya biasaynya mereka menggelar  pameran tiap ada ujian. Lokasi pameran pun berfariasi tidak hanya di lokasi kampus tapi tentunya di luar kampus.

Nah, sekitar akhir tahun 2017 sempat juga mengintip galeri seni yang dihelat oleh SMKN 12 Surabaya. Galari itu disuguhkan untuk masyarakat dan tentunya dalam rangka pameran karya sekaligus uji kompetensi sekolah tersebut.

Bagiku, hasil karya seni yang paling menarik dalam suatu pameran galeri adalah lukisan. Sehingga perhatian paling banyak tertuju pada kanvas-kanvas bergambar. Tentunya penilaian lukisan terbaik dariku adalah penilaian objektif berdasarkan kesukaan bukan berdasarkan keilmuan. Hasil-hasil karya lukisan yang naturalis dan yang relistis lah yang aku cermati.

Untuk lukisan-lukisan yang abstrak aku cenderung tidak bisa menangkap maksudnya.yang kubisa hanya menemukan rasa, jika banyak warna gelapnya maka cenderung rasa perih, getir, lirih, misteri dan semacamnya. Jika penuh warna yang terekam adalah sebuah unsur semangat dan berbau kebahagiaan. Yah sekali lagi ini penilaian berdasarkan pandangan orang awan semata.

Di galeri tersebut pada dasarnya semua disuguhkan dengan luar biasa. Namun aku sangat terpukau ketika mendapati sebuah lukisan yang indah dan makin terperangah ketika tahu kalau pelukis hanya bermediakan bolpoin dan kanvas. Setingkat anak SMK sudah bisa menghasilkan hal-hal yang luar biasa. Pastinya tidak banyak warna yang tertoreh, hanya hitam dan putih tapi hasilnya keren. Hal tersebut tentunya sangat menginspirasi penikmatnya.

Itulah indahnya karya seni, semakin banyak berkarya semakin jeli. Semakin banyak berkarya semakin banyak berbagi. Karena karya seni sekaligus berbagi itu menghasilkan keindahan yang hakiki.

Tentunya buat teman-teman generasi mileneal dan generasi selanjutnya semoga  akan semakin banyak berkreasi mencipta untuk negeri dan ibu pertiwi.

Galeri seni menyuguhkan berbagai hal yang tak terduga. Selain menghilangkan rasa jenuh karena rutinitas yang kita jalani sehari-hari, terkadang kita bisa menapatkan inspirasi melalui mengamati sekaligus menikmati hasil karya orang lain. Inspirasi itu bisa kita metamorfosiskan ke bidang lain seperti bisni, pendidikan, bahkan politik. Jadi tidak ada ruginya jika kita berkunjung untuk mengapresiasi hasil olah cipta anak bangsa.

Selain menambah semangat senimannya apresi kita bisa menambah referensi kegitan positif yang bermanfaat. Semoga kedepannya semakin banyak galeri seni yang bakal digelar dan semakin banyak generasi penerus yang melahirkan karya-karya terbaik kelas dunia. []

 

* Penulis adalah peserta Program Guru Garis Depan Angkatan II (Jurusan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia)

About artspace indonesia

artspace.id adalah kumpulan informasi mengenai dunia seni kontemporer di Indonesia. silakan kirim informasi seni Anda kepada kami : redaksiartspace@gmail.com admin : FRINO BARIARCIANUR | ARGUS

View all posts by artspace indonesia →

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *