PERCEIVING THE OMNIPRESENT SOUND

Spasial & Soemardja Sound Art Project present:

.

PERCEIVING THE OMNIPRESENT SOUND
.
An exhibition by:
Annuit Terra
Invalid Urban
KULTSe
Tromarama
Serrum

.

Curated by: Bob Edrian

.

Fenomena bunyi berkaitan erat dengan aspek ruang. Merambat melalui udara dan memantul ataupun menyerap melalui material tertentu, bunyi seolah mampu memenuhi sebuah ruangan. Bunyi bisa saja dianggap hadir di berbagai titik dalam sebuah ruangan ketika kita, sebagai individu-individu pencerap, berupaya untuk berinteraksi dan menelusuri jejak bunyi dalam ruangan tersebut. Aspek spasial, kehadiran, keberadaan, dan penelusuran jejak-jejak bunyi merupakan komponen-komponen yang menjadi titik tolak gagasan perhelatan Perceiving the Omnipresent Sound.
.
Sebagai bagian dari rangkaian perhelatan Soemardja Sound Art Project, pameran ini menawarkan pengalaman berinteraksi dengan bunyi dan ruang melalui olahan eksplorasi yang dilakukan oleh sejumlah kolektif seniman. Bagaimana manusia, sebagai individu pencerap, hadir sebagai pemicu, pelaku, sekaligus pengamat aspek spasial bunyi. Bunyi yang ‘seolah’ bersifat omnipresent.

.

Opening:
Friday, 9 March, 2018, at 7 PM

.

Exhibition:
9 – 15 March, 2018.

.

Open Discussion:
Saturday, 10 March, 2018, at 4 PM.

.

Spasial
Jalan Gudang Selatan 22, Bandung 40113 – Indonesia.

.

“Perceiving the Omnipresent Sound” as a part of Soemardja Sound Art Project is supported by:

Spasial

Galeri Soemardja

Lawangwangi Creative Space

Institut Francais Indonesia

Interakta

About Argus FS

Artspace Indonesia Curator, art observer, pipesmoker from Bandung, Indonesia | Instagram: @argus_fs

View all posts by Argus FS →

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *