Wajah Seni Rupa Dalam Musik Indie Bandung

FRINO BARIARCIANUR

Pameran seni rupa “Visual Strikes” yang digagas oleh Bloods Industries, mengangkat sisi lain skena musik indie Bandung, yakni persoalan seni rupa di dunia musik.

Herry Sutresna a.k.a Ucok Homicide, kurator pameran Visual Strike mengatakan pameran yang melibatkan seniman rupa di dunia musik merupakan bentuk apresiasi kami pada hubungan inspirasional dan mutual antara wilayah musik dan rupa. Kedua bidang ini memiliki pengaruh yang kuat dalam perkembangan komunitas musik indie dan subkultur di kota Bandung.

Meski demikian, nasib “seni rupa” dalam musik tak begitu baik. Banyak seniman muda yang berpotensi tak bisa mengandalkan “artwork” mereka untuk bertahan hidup.

Ucok berharap pameran ini bisa menjadi wacana tandingan di tengah gegap gempita musik indie di Bandung. “Minimal publik tahu, untuk membuat sebuah ilustrasi tidaklah mudah.”

Para seniman yang terlibat antara lain : Indra Wirawan (MORRG), Ivan Nugraha (Ken Terror), Tremor, Enrico Harinatta, Riandy Karuniawan, Luckyta Akbar, Senar Togok, Rivaldy Edywar (Shake).

Pameran berlangsung 10-12 Agustus 2018 di Galeri IFI Bandung, Jalan Purnawarman, Bandung. []

About artspace indonesia

artspace.id adalah kumpulan informasi mengenai dunia seni kontemporer di Indonesia. silakan kirim informasi seni Anda kepada kami : redaksiartspace@gmail.com admin : FRINO BARIARCIANUR | ARGUS

View all posts by artspace indonesia →

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *