Teater Solid Art dari Kota Serang Buka Gelaran Festival Teater Multatuli di FSM 2018 Festival Seni Multatuli 2018, Rangkasbitung, Kab. Lebak, Banten

Pertunjukan Teater Solid Art, dari kota Serang berjudul “Senandika: Saijah Adinda” di halaman Gedung Setda Kabupaten Lebak, propinsi Banten, jalan Alun-Alun Selatan No. 2, Rangkasbitung, Lebak, Banten. FOTO: artspace Indonesia.

Festival Teater Multatuli digelar selama dua malam dimulai pada malam kedua, Jumat (7/9) dalam Festival Seni Multatuli di kota Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, Banten. Sejumlah pelajar dari Propinsi Banten unjuk keaktoran di panggung Festival Teater Multatuli, di halaman gedung Setda Lebak, Banten.

Ferry Sandy, ketua bidang teater dalam FSM 2018 menjelaskan bahwa, “Geliat teater ada di sekolah dan kampus di Banten. Juga komunitas-komunitas teater. Ada 10 kelompok yang dipilih dalam gelar seni teater di FSM 2018 dipilih berdasarkan perkembangan teater di Banten.”

Pertunjukan Teater Solid Art, dari kota Serang berjudul “Senandika: Saijah Adinda” di halaman gedung Setda Kabupaten Lebak, provinsi Banten, jalan Alun-Alun Selatan No. 2, Rangkasbitung, Lebak, Banten. FOTO: artspace Indonesia.

Pertunjukan pembuka dalam gelaran Festival Teater Multatuli dalam FSM 2018 adalah kelompok Teater Solid Art, dari Kota Serang, Banten. Kelompok teater pelajar ini berdiri pada tahun 2011 di sekolah SMU 8 Kota Serang. Pementasan “Senandika: Saijah Adinda” yang disutradari oleh Alwin Prayoga cukup menarik dalam menggali nilai-nilai kemanusiaan yang tersirat di dalam novel Max Havelaar.

“Teks atau dialog yang dipentaskan adalah teks yang dibuat oleh para aktornya masing-masing. Mereka membuat tafsir atas karangan Multatuli itu dengan sudut pandang kekinian, anak muda” kata Alwin Prayoga, sutradara.

 

About artspace indonesia

artspace.id adalah kumpulan informasi mengenai dunia seni kontemporer di Indonesia. silakan kirim informasi seni Anda kepada kami : redaksiartspace@gmail.com admin : FRINO BARIARCIANUR | ARGUS

View all posts by artspace indonesia →

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *