Dokumentasi Pameran “Bermuda” (art & stories) Menghidupkan Ekosistem Seni Rupa di Kawasan Perbatasan Indonesia

Dari pameran ini kita berharap publik Singkawang dapat melihat langsung capaian-capaian artistik mutakhir dari para seniman. Sekaligus membaca secara kritis persoalan-persoalan yang melingkupi karya seni yang dipamerkan, baik itu persoalan sosial, persoalan ekonomi, budaya, lingkungan dan bahkan persoalan seni itu sendiri di masyarakat kota Singkawang.

Pameran berlangsung 16 Februari – 27 Februari 2019 di Gedung Pusat Informasi Pariwisata, Jalan Merdeka, Singkawang. Pameran yang dikuratori oleh Argus Fs (Bandung) dan Frino Bariarcianur (Singkawang) ini bertujuan menghidupkan ekosistem seni rupa di kawasan perbatasan Indonesia. Pameran digagas oleh Artspace Indonesia. []

Wakil Walikota Singkawang Irwan menghadiri dan meresmikan pembukaan pameran seni rupa kontemporer “Bermuda” (art&stories) di Gedung Pusat Informasi Pariwisata, Sabtu (16/02/2019).
Chantal Novyanti, seniman Singkawang, memaparkan proses karya “Jelangkung Eco Print” saat pembukaan pameran seni rupa kontemporer “Bermuda” (art&stories), Sabtu (16/02/2019).
Mahasiswa STKIP Singkawang melakukan tur pameran “Bermuda” (art & stories) sambil membicangkan foto “Rumah Tulou” karya Shamow’el Rama Surya.┬áRumah Tulou adalah rumah tradisional orang Hakka
Mahasiswa Universitas Tanjungpura jurusan Komunikasi mencoba memainkan alat musik tiup keramik “okarina” karya Komunitas Jatiwangi Art Factory dalam pameran seni rupa kontemporer “Bermuda” (art&stories) di Gedung Pusat Informasi Pariwisata (belakang Mess Daerah) Singkawang, Selasa (19/02/2019). Alat musik Okarina ditemukan di berbagai kebudayaan dengan variasi yang beragam di Afrika, China, dan Meksiko. Okarina diyakini telah hadir 12000 tahun silam.
Mahasiswa STKIP Singkawang memperhatikan seni instalasi “0 Degree” karya Deni “Ackay” Ramdani yang mengusung tema lingkungan Bandung.
Pengunjung mengamati karya Arman Jamparing a.k.a ACTMOVE berjudul “Kapital Riot” dalam pameran seni rupa kontemporer “Bermuda” di Gedung Pusat Informasi Pariwisata (belakang Mess Daerah). Pameran diikuti seniman dari Singkawang, Pontianak, Jakarta, Bandung, Yogyakarta, dan Jatiwangi (Majalengka).
Puteri Pariwisata Singkawang berpose di depan karya seniman Bandung John Martono berjudul “The Soul of Happiness” saat pembukaan pameran seni rupa kontemporer “Bermuda” (art & stories), Sabtu (16/02/2019).
Karya Prabowo Setyadi berjudul “Satata” mengisahkan tentang struktur sosial dalam kawasan jebor (pabrik genteng) di Jatiwangi.

 

“Wajah-wajah” karya dari seniman Pontianak, Ayu Muniarti.
“Semua Sudah Tertulis” karya Priska Yeniriatno, seniman batik Singkawang. Karya ini terinspirasi dari Kitab Injil.

“Cur” karya Arie (Jatiwangi) merupakan saringan kopi
Ricko Iswanto, seniman asal Singkawang mengusung tema identitas.
Karya Kartono (Singkawang)
Yohanes Arya Duta (Jakarta)

About artspace indonesia

artspace.id adalah kumpulan informasi mengenai dunia seni kontemporer di Indonesia. silakan kirim informasi seni Anda kepada kami : redaksiartspace@gmail.com admin : FRINO BARIARCIANUR | ARGUS

View all posts by artspace indonesia →

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *