Lukisan Bertema Toleransi dan Multikulturalisme Raih Penghargaan UOB Painting of the Year 2019

“Welcome Perdamaian, Goodbye Kedengkian” (Stencil spray on aluminium paint) karya Anagard meraih penghargaan
UOB Painting of the Year 2019 (Indonesia).

Perupa graffiti asal Padang, Sumatera Barat, yaitu Anagard, berhasil memenangkan penghargaan UOB Painting of the Year 2019 (Indonesia). Dengan demikian Anagard akan mewakili Indonesia dalam ajang UOB Southeast Asian Painting of the Year Award di Singapura pada November 2019.

Karya Anagard yang memenangkan kompetisi berjudul “Welcome Perdamaian, Goodbye Kedengkian” (Stencil spray on aluminium paint) yang mengungkapkan gagasan semboyan bangsa Indonesia, Bhinneka Tunggal Ika.

Dalam siaran pers yang diterima Artspace Indonesia, perupa ini mengajak masyarakat untuk bertoleransi dan menerima perbedaan suku, kebudayaan dan kepercayaan, serta mencerminkan komitmen kuat bangsa Indonesia agar saling menghargai, saling menghormati dan menjaga perdamaian dalam bermasyarakat.

“Saya terinspirasi oleh sebuah rumah ibadah yang dikenal sebagai Bukit Rhema di Magelang, Jawa Tengah, dimana pengunjung dari berbagai negara dan latar belakang datang untuk mengeksplorasi spiritualitas diri.” ungkap Anagard.

Lukisan tersebut menggambarkan arsitektur unik dari rumah ibadah Bukit Rhema, yang memiliki atap berbentuk kepala merpati sebagai simbol perdamaian, untuk merepresentasikan multikulturalisme dan toleransi di Indonesia.

Lebih lanjut Anagard menjelaskan tentang keberadaan Bukit Rhema yang menegaskan prinsip berbeda-beda tetapi tetap satu, yang tercermin dalam semboyan Bhinneka Tunggal Ika, dengan semangat memelihara keselarasan, persatuan dan perdamaian Indonesia di tengah masyarakat yang beragam.

“Sebagai perupa profesional, saya ingin secara bebas mengekspresikan perlunya memiliki kesadaran dan apresiasi terhadap pluralisme yang sesuai dengan semboyan bangsa kita,” kata Anagard.

Karya pemenang memberikan kesan tersendiri bagi para juri UOB Painting of the Year yang terdiri dari kurator dan praktisi seni Indonesia – Agung Hujatnikajennong, kurator lepas dan dosen Institut Teknologi Bandung (ITB); Arahmaiani, perupa kontemporer; dan Nirwan Dewanto, kritikus budaya.

Satu diantara dewan juri, Agung Hujatnikajennong menjelaskan karya pemenang UOB Painting of the Year 2019 telah menarik perhatian kami pada isu sosial yang membentuk masyarakat hari ini.

“Busana tradisional yang digunakan oleh sosok manusia dalam karya tersebut seringkali kita lihat pada acara pernikahan tradisional Indonesia yang menggambarkan aspek antar-budaya pada dua keluarga. Hal ini sangat diperlukan agar kita dapat merayakan keberagaman antar individu dimana semuanya merupakan bagian dari kelompok budaya yang lebih besar. Karena itu, untuk memelihara prinsip berbeda-beda tetapi tetap satu, kita patut hidup bertoleransi,” kata Agung.

Sebagai pemenang kompetisi UOB Painting of the Year 2019 (Indonesia), Anagard menerima hadiah berupa uang tunai sebesar Rp250 juta. Karya Anagard akan bersaing dengan karya pemenang dari Singapura, Malaysia dan Thailand untuk mendapatkan penghargaan UOB Southeast Asian Painting of the Year pada 6 November 2019 di Singapura.

Anagard juga akan berkesempatan untuk mengikuti seleksi program residensi selama satu bulan di Fukuoka Asian Art Museum di Jepang. []

Berikut ini daftar pemenang UOB Painting of the Year 2019 Kategori Perupa Profesional

 

No

 

Nama Perupa

 

Karya

 

Penghargaan

 

Hadiah (Rp)

1. Anagard Welcome Perdamaian, Goodbye Kedengkian 2019 UOB Painting of the Year (Indonesia) 250 juta
2. Dwi Januartanto Eat, Pray, Love Gold Winner 100 juta
3. Galih Adika Paripurna White Square: Two of A Kind Silver Winner 80 juta
4. Ayu Arista Murti Recycle is the New Enlightenment Bronze Winner 50 juta

 

About artspace indonesia

artspace.id adalah kumpulan informasi mengenai dunia seni kontemporer di Indonesia. silakan kirim informasi seni Anda kepada kami : redaksiartspace@gmail.com admin : FRINO BARIARCIANUR | ARGUS

View all posts by artspace indonesia →

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *