Pameran Tunggal “Alihan” Karya Hanura Hosea

Galerikertas studiohanafi menghadirkan pameran tunggal Hanura Hosea bertajuk “Alihan”. Pameran ini merupakan pameran tunggal penutup untuk program galerikertas studiohanafi di tahun 2019.

Hanura Hosea merupakan perupa kelahiran Wates, Jawa Tengah, 1966. Setelah aktif berkarya di Yogyakarta dan berpameran di dalam dan luar negeri, ia saat ini menetap di Jerman.

Sebelum pameran tunggal di Indonesia, Hanura Hosea berpameran tunggal di Belanda yaitu di Artipoli Art Gallery pada tahun 2010 dan 2008. Selain itu dia juga mengikuti sejumlah pameran diantaranya : Still in Action, Art Stage Singapura, Singapura (2016), Paruh Baya, Cemeti Art House (2014), Move on Asia. Video art in Asia 2002-2012, ZKM-Karlsruhe, Germany (2013).

Pada pameran “Alihan”, Hanura akan membawa gambar-gambar kertas sejumlah 245 buah. Kertas-kertas yang bercakap melalui garis dan kertas tersebut menghasilkan bidang gambar yang terbagi dalam tiga ruang: Museum, pabrik dan ruang pamer (galeri).

Kertas-kertas bersaksi, “Gambar-gambar telah tumbuh di bidangku”, ungkap Hanura.

Lebih lanjut, ia menjelaskan dalam catatan pamerannya, “Gambar adalah alihan yang menawarkan jeda. Ia lengkap tapi bergembira dibubuhi dimensi. Gambar adalah dilempari batu dan ludah. Gambar adalah penjaja pundi-pundi. Gambar adalah berkulit tipis. Gambar adalah tegangan.”

Pembukaan pameran “Alihan” akan berlangsung pada Sabtu, 2 November 2019, pukul 19.00 WIB-selesai. Pameran akan dibuka oleh Hanafi selaku penggagas Galerikertas Studiohanafi dan Ugeng T. Moetidjo, perupa dan penulis.

Menurut Ugeng, karya Hanura Hosea, tetap dengan watak gambar tuturnya, atau gambar dalam watak bertuturnya. Namun yang terang, padanya, bidang gambar merupakan ruang untuk pengisahan moral sosial—kali ini, dengan menjaga jarak dari politik, untuk jadi lebih domestik.

“Karyanya pada masa ini berumpun dengan pola representasi bertutur politik yang begitu menggejala pada segolongan perupa menjelang dan pasca lindapnya kekuatan otoritarian Orde Baru, seakan merayakan datangnya kebebasan kreatifitas,” tutur Ugeng.

Berbicara tentang teknik penciptaan, Heru Joni Putra, kurator tetap Galerikertas menitikberatkan cara berpikir Hanura pada karya-karyanya.

Sebagaimana diucapkan juga oleh Hanura Hosea, berpikir secara seni adalah tindakan politik. Sebab, berpikir seni adalah sebuah tindakan yang tidak melihat realitas secara lumrah belaka.

Karya seni tidak sebatas pengeras suara dari fenomena kasat mata saja. Seni bahkan mempunyai beban yang lebih dari itu, yaitu menunjukkan realitas yang tak sepenuhnya terjangkau oleh indra manusia.

“Kita baru mencoba melakukan pemaknaan kembali atas trinitas manusia, ruang, dan waktu pada tataran paling sederhana. Selain soal itu, dari karya-karya Hanura Hosea, kita juga melihat suatu kecenderungan untuk memilih warna hitam-putih, sekalipun itu bukan hal aneh dalam drawing. Namun, sebagaimana di realitas itu sendiri, di dalam seni pun tidak ada yang “kebetulan” begitu saja, selalu ada sebab, bahkan selalu ada “yang politis” di balik setiap kejadian, baik disadari ataupun tidak (political unconsciousness),” tutur Heru. []

Pameran Tunggal karya Hanura Hosea “Alihan”
2 November-2 Desember 2019

Pembukaan
Sabtu, 2 November 2019 | Pkl. 19.00 WIB
Galerikertas-Studiohanafi
Jl. Raya Cinere. Gang Manggis No. 72
Kp. Parung Bingung Kel. Rangkapan Jaya Baru – Depok

Dibuka oleh:
Hanafi
Ugeng T. Moetidjo

Musik:
Deugalih

Diskusi dan Presentasi Karya Perupa Muda bersama Hanura Hosea
Minggu, 3 November 2019 | pkl. 19.00 WIB

Workshop Kertas Perupa Muda bersama Hanura Hosea
12- 17 November 2019

Narahubung:
Selvi Agnesia
+62857 2194 1986

Website: www.studiohanafi.com
Facebook: Galerikertas
IG: galerikertas_art
E-mail: kontakgalerikertas@gmail.com

About artspace indonesia

artspace.id adalah kumpulan informasi mengenai dunia seni kontemporer di Indonesia. silakan kirim informasi seni Anda kepada kami : redaksiartspace@gmail.com admin : FRINO BARIARCIANUR | ARGUS

View all posts by artspace indonesia →

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *